Yuk, jangan hanya berwisata kuliner kalau ke Kota Bogor. Kota ini adalah sebuah kota tua yang memiliki banyak hal selain hanya
berupa beragam makanan. Banyak sekali tempat wisata budaya di Kota
Bogor. Hanya, tunggu sebentar! Sepertinya masih banyak yang terlihat bingung dengan frase “wisata budaya”. Jenis wisata apakah gerangan? Bisa dimengerti. Sangat bisa dipahami
ketidakmengertian mengenai istilah yang satu ini. Istilah ini memang
agak simpang siur dan banyak sekali definisinya.
Istilah Wisata Budaya
Tugu Kujang
Tempat wisata budaya
Senjata Masa Perang Kemerdekaan di Museum Perjuangan
Wisata kuliner menargetkan restoran, rumah makan, toko, atau warung
sebagai tujuan wisatanya. Wisata alam mendorong orang untuk menuju
lokasi-lokasi dimana alam masih asri dan hijau, hutan lindung, danau dan
sebagainya. Wisata budaya? Penggemar kategori melancong versi ini lebih suka
mengarahkan pandangan pada museum, bangunan tua bersejarah,
tempat-tempat dengan nilai historis tinggi. Sebenarnya tidak ada batasan
yang jelas. Batasan di atas hanya untuk memilah-milah saja. Tidak bersifat kaku
dan sangat fleksibel. Nah, lalu mana-mana saja tempat wisata budaya di
Kota Bogor?
10 Tempat Wisata Budaya di Kota Bogor
Bagi Anda penggemar wisata budaya, Lovely Bogor akan mencoba
memberikan saran tentang beberapa tempat wisata budaya yang ada di Kota
Hujan ini. Tentu saja, seharusnya lokasi yang paling pertama adalah Kota Bogor
sendiri. Kota ini adalah kota tua dengan tumpukan catatan sejarah
melekat padanya. Hanya tentu saja, di dalamnya ada beberapa lokasi
dimana kita bisa secara singkat beberapa bagian kebudayaan yang dulu
ada, sekarang masih, dan mungkin akan terus ada di kota ini.
Silakan dilihat tempat-tempat ini.
1. Kebun Raya Bogor
Kebun Raya Bogor
Bingung? Pasti. Bukankah pengunjung kesini untuk melakukan wisata alam? Hanya 50% benar. Pernahkah disadari bahwa Kebun Raya Bogor adalah sebuah tempat
penelitian. Sudahkah Anda membaca cerita tentang sejarah panjang Kebun
Botani pertama di Asia Tenggara ini? Anda akan mengerti bahwa di dalam destinasi wisata ini terkandung
banyak sejarah, budaya, mitos, ilmu pengetahuan. Di dalamnya terdapat
Rumah Anggrek, Monumen Lady Raffles, Patung Lembu Nandi, Taman Astrid,
Makam Mbah Jepra dan masih banyak lainnya. Kesemuanya dibangun di abad
dan kebudayaan yang berbeda. Bahkan hingga saat ini, Kebun Raya Bogor adalah tetap sebuah pusat
penelitian dan konservasi. Lihatlah dari nama resminya Pusat Konservasi
Tumbuhan Kebun Raya Bogor. Di dalamnya terdapat puluhan ribu spesies tanaman yang dikumpulkan dari berbagai belahan di bumi Indonesia. Ingat budaya bukanlah hanya sekedar tari-tarian, pakaian, dan
bangunan. Adat istiadat, kebiasaan, ilmu pengetahuan, sejarah juga
merupakan bagian dari kata “budaya” itu sendiri.
2. Museum Zoologi
Tulang Belulang Mamalia di Museum Zoologi
Masih ingat tulang belulang vertebrata ini? Sebutkan nama tempatnya dan sim salabim..Anda akan berada di tempat wisata budaya Kota Bogor berikutnya. Ya. Tepat sekali. Museum Zoologi. Alasannya sederhana mengapa tempat ini diletakkan pada posisi no 2.
Pintu masuknya berada di dalam Kebun Raya Bogor. Jadi Anda tidak perlu
jauh-jauh berjalan untuk menuju lokasi wisata budaya berikutnya. Kalau Kebun Raya Bogor adalah tempat melihat tumbuhan atau flora, maka Museum Zoologi tempat melihat satwa alias fauna. Dengan usia bangunan yang sudah tua, hanya beberapa puluh tahun lebih
muda, museum ini akan mengajarkan pada kita tentang berbagai jenis
hewan yang ada di Nusantara. Ribuan satwa yang diawetkan ditampilkan dalam berbagai diorama.
Beberapa diantaranya sangat memukau seperti pertarungan hidup dan mati
antara rusa dan serigala. Ratusan spesies serangga terpampang dengan rapi. Sebagai sebuah cagar
budaya museum ini juga akan memberikan pengetahuan mengenai sejarah si
Kantor Bulao. Sebelas kali namanya berganti dan peranannya dalam sejarah
Indonesia dan Bogor.
3. Museum Perjuangan
Museum Perjuangan Bogor
Pamer senjata? Apakah Lovely Bogor hendak mengajarkan budaya kekerasan? Tentu saja tidak. Sama sekali jauh dari itu. Foto di atas hanya sebagian dari peralatan
yang dipergunakan oleh para pejuang Kemerdekaan Indonesia ketika
melawan Belanda. Pantas untuk mewakili apa yang bisa ditemukan di tempatnya tersimpan
dan terpajang sekarang. Museum Perjuangan Bogor. Itulah nama tempatnya. Di dalam bangunan dua lantai sederhana di Jalan Merdeka ini tersimpan
banyak hal dari masa perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan. Senapan mesin di atas hanyalah satu dari ratusan benda-benda lainnya.
Terdapat uang yang dipergunakan pada masa 1945-1950. Dokumen, foto,
baju yang dipergunakan para pejuang, mesin ketik dan cetak tua dan
kliping koran dipamerkan dalam lemari kaca dan diorama. Walaupun tidak megah dan mentereng, tempat mana lagi yang bisa lebih
cocok untuk mendapatkan informasi mengenai kegigihan para pejuang kita
di masa lampau? Sudah pasti Anda akan mendapatkan “sesuatu” dari tempat wisata budaya
di Kota Bogor yang satu ini. Paling tidak sebagian kecil dari sesuatu
yang pernah terjadi di kota ini.
4. Museum PETA
Museum PETA
Berlokasi di bangunan yang usianya tidak berbeda jauh dengan Istana
Bogor, berisikan berbagai diorama kisah tentang para Pembela Tanah Air
berlatih, bisakah dipungkiri Museum PETA (Pembela Tanah Air) adalah
sebuah tempat wisata budaya di Kota Bogor? Jawabnya tentu saja tidak. Tidak mungkin menyisihkan museum ini dari daftar tersebut. Terlalu
banyak hal-hal terkait budaya dan sejarah dari masa lalu Bogor dan
Indonesia tersimpan. Apalagi di halaman depannya terdapat dua monumen tokoh utama yang
sangat berperan bagi terbentuknya Tentara Nasional Indonesia dari masa
lalu. Kedua nama tersebut, yaitu Jenderal Sudirman dan Suprijadi. Di dalam lingkungan museum juga terdapat banyak monumen terkait dengan pembentukan sistem ketentaraan di Indonesia. Satu-satunya hal yang membatasi publik untuk mendapatkan lebih dari
tempat ini adalah untuk memasuki museum harus dalam rombongan. Selain
karena penghematan biaya, kompleks dimana Museum PETA berada dalam
sebuah kompleks Militer. Museum ini bersambungan dengan Pusat Pendidikan Zeni TNI-AD. Meskipun
demikian, kalau Anda berkesempatan untuk mengunjunginya, janganlah
pernah dilewatkan. Anda akan mendapatkan banyak dari destinasi wisata
budaya yang satu ini.
5. Museum Etnobotani
Museum Etnobotani Bogor
Manusia butuh makan. Manusia butuh rumah dan peralatan untuk
menunjang kehidupannya. Itulah yang bisa ditemukan di dalam Museum
Etnobotani Bogor. Kaitan antara kehidupan manusia dalam bermasyarakat dan caranya
mengelola alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, digambarkan dalam
berbagai artefak yang terpajang dengan rapi disini. Berbagai penjelasan mengenai apa dan mengapa sebuah benda diciptakan
dapat ditemukan pada museum yang juga dikenal sebagai Herbarium
Bogoriense ini. Sejarah? Jangan ditanya. Museum ini masih sangat erat kaitannya
dengan berbagai penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari masa
ke masa di Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor. Pada masa kini, sama halnya dengan Kebun Botani tersebut, Museum
Etnobotani berada di bawah naungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Jadi, wajar juga kan kalau Museum Etnobotani masuk dalam daftar tempat
wisata budaya Bogor?
6. Prasasti Batu Tulis
Prasasti Batu Tulis
Bangunan tempatnya tersimpan sangat sederhana. Tertutup dari
pandangan orang yang lalu lalang dan ramainya lalu lintas di Jalan Batu
Tulis. Hanya dijaga dan dipelihara oleh seorang wanita tua bernama ibu
Maemunah. Isinya, tidak ternilai. Sebuah peninggalan dari hampir 600 tahun yang lalu tersimpan dalam bangunan tersebut. Beberapa batu, satu diantaranya terukir huruf Sunda Kuno atau Sunda
Kawi merupakan jejak sebuah kerajaan yang dulu pernah jaya di abad ke 11
hingga 16. Prasasti Batu Tulis. Tempat wisata budaya Kota Bogor yang satu ini memang tidaklah menarik
perhatian pelancong yang datang ke kota yang dulunya terkenal dengan
talas Bogor ini. Sayangnya, hampir sama kondisinya dengan destinasi wisata budaya lainnya, tidak banyak yang datang berkunjung. Walaupun demikian, tidak berarti jabatannya sebagai tempat wisata
budaya bisa begitu saja dicopot. Justru, promosi harus lebih gencar
dilakukan agar generasi mendatang bukan hanya sekedar tahu namanya dari
buku pelajaran saja.
7. Makam Raden Saleh
Makam Raden Saleh
Melukis adalah bagian dari Seni. Seni adalah bagian dari budaya dan kebudayaan. Berziarah dan berkunjung ke makam baik orangtua atau seseorang yang
dituakan adalah bentuk adat istiadat. Jadi, bukankah Makam Raden Saleh
memenuhi syarat masuk dalam kategori tempat wisata budaya di Kota Bogor. Tentu saja. Walaupun posisinya “ngumpet” diantara rapatnya perumahan
penduduk di Jalan Pahlawan, banyak penggemar wisata budaya, seperti
Lovely Bogor bisa menemukannya. Anda pun tentu saja bisa. Silakan simak bila hendak mengetahui bagaimana mencapai kompleks makam pelukis besar Indonesia pada masanya ini. Tidak ada lagi yang perlu dijelaskan tentang siapa Raden Saleh dan
perannya dalam dunia seni lukis Indonesia. Sebuah karya lukisnya pernah
terjual dengan harga milyaran rupiah di Balai Lelang Christie’s.
Sempatkanlah sedikit waktu Anda untuk melihat tempat ini ketika
berkunjung ke Bogor.
8. Vihara Mahacetya Dhanagun atau Klenteng Hok Tek Bio
Vihara Mahacetya Dhanagun – Klenteng Hok Tek Bio
Tempat wisata budaya yang satu ini didominasi warna merah dan berbagai ornamen yang bercirikan etnis Tionghoa atau Cina. Usianya diduga antara 250-300 tahun. Tempat ini sudah ditetapkan
sebagai salah satu cagar budaya Kota Bogor. Tidak bisa dipungkiri karena
melihat usianya, vihara atau klenteng ini merupakan ikon masyarakat
Tionghoa di Bogor. Tempat ini juga merupakan tonggak sejarah yang merupakan awal akulturasi budaya Cina ke dalam masyarakat Bogor. Sangat banyak yang bisa dilihat dari ornamen-ornamen bercirikan
arsitektur Cina. Pahatan atau seni ukir dinding, hingga tata cara
pelaksanaan ibadah masyarakat etnis Tionghoa yang bisa dilihat. Meskipun
secara resmi bukan sebuah tempat wisata budaya, tetapi klenteng ini
bisa dikunjungi oleh umum.
9. Istana Bogor
Istana Bogor
Hampir saja. Nyaris. Hampir saja Istana Bogor dikeluarkan dari daftar tempat wisata budaya Kota Bogor versi Lovely Bogor. Kalau saja dalam satu tahun tempat ini tidak bisa dikunjungi oleh
pelancong atau turis atau publik, maka namanya tidak akan bisa dimasukan
dalam daftar. Tentu saja, sebuah tempat wisata harus bisa diakses oleh umum. Istana
Bogor hanya diperbolehkan untuk dikunjungi umum menjelang Hari Ulang
Tahun Kota Bogor, 3 Juni setiap tahun. Apalagi sejak Presiden Republik Indonesia saat ini, Pak Jokowi
memutuskan untuk lebih sering berkantor di istana yang sejarahnya
bermula di tahun 1745 ini.
Izin untuk memasukinya yang sebelumnya bisa
dilakukan dengan meminta lewat Sekretariat Negara sudah dihentikan
sementara. Nyaris, Istana Bogor diletakan pada posisi pertama, kalau saja bisa diakses bebas secara umum. Istana ini selain bernilai historis luar biasa tinggi juga bak sebuah
museum seni rupa. Terdapat ratusan patung dan lukisan hasil karya
seniman dari mancanegara. Bahkan beberapa diantaranya diletakan di halaman Istana Bogor dan
bisa dilihat dari beberapa sisi Kebun Raya Bogor, seperti Patung Tangan
Tuhan. Istana ini juga merupakan salah satu cagar budaya Kota Bogor. Jadi
mau tidak mau, Istana Bogor harus mendapat tempat tersendiri dalam
daftar tempat wisata budaya Kota Bogor.
10. Jalan-jalan di Kota Bogor
Balaikota Bogor
Saya seperti bisa melihat Anda mengernyitkan dahi. Entah mengapa di telinga seperti ada yang sedang tertawa. Mungkin
karena tempat wisata budaya di Kota Bogor yang terakhir seperti tidak
normal. Aneh. Tidak lazim. Apalah istilah lainnya yang sama dengan kata-kata tersebut. Sayangnya, memang begitulah adanya. Cobalah Anda baca sendiri tentang sejarah Jalan Anyer – Panarukan
buatan Daendels hampir 2 abad yang lalu. Sebagian dari jalan tersebut
melewati Kota Bogor. Beberapa jalan tersebut memang sudah berganti nama seperti Jalan
Sudirman, Jalan Juanda, Jalan Suryakencana dan lain sebagainya.
Hanya
bukan itu saja mengapa tempat wisata budaya di Bogor yang terakhir dalam
bentuk jalan. Pernahkah Anda membaca berita bahwa Pemda Kota Bogor mendaftarkan 487
bangunan di kota ini sebagai cagar budaya ke Kementrian Pariwisata dan
Kebudayaan Indonesia? Empat Ratus Delapan Puluh Tujuh bangunan cagar budaya di sebuah kota
yang hanya seluas 118 Kilometer Persegi. Berapa banyak bangunan
bersejarah yang ada di setiap jalan.
Anda akan menemukan beberapa diantara 487 bangunan tersebut. Bogor adalah kota tua berusia 533 tahun pada 2015 ini. Banyak jalan
di Kota Bogor yang disisi jalannya memiliki banyak bangunan bersejarah
seperti Jalan Juanda dan Jalan Jalak Harupat. Jadi bisa dikata banyak jalannya yang seperti museum terbuka bangunan
bersejarah. Disini Anda akan bisa mempelajari berbagai bentuk
arsitektur dan gaya bangunan pada masa lalu. Dengan mempelajari gaya arsitektur masa lalu, bukankah Anda sedang melakukan wisata budaya? Itulah daftar 10 tempat wisata budaya Kota Bogor My Blog My Adventure
Daftar ini belum termasuk tempat wisata budaya di Kabupaten Bogor yang
jauh lebih luas dan beragam. Mungkin setelah penulis bisa paling tidak mendata sebagian, maka
tulisan berikutnya yang jelas berjudul tempat wisata budaya di Kabupaten
Bogor akan segera diterbitkan. Waktunya belum jelas, baru sedikit saja dari tempat tersebut yang sudah dikunjungi.
0 Response to "10 Tempat Wisata Budaya Di Kota Bogor"
Posting Komentar